Akhir Dari Penyebab Kecelakaan yang Tewaskan Anak Gubernur Kaltara

Akhir Dari Penyebab Kecelakaan yang Tewaskan Anak Gubernur Kaltara

global.gerbangindonesia.org – Akhir Dari Penyebab Kecelakaan yang Tewaskan Anak Gubernur Kaltara

Kabar populer sekitara Jabodetabek masih terkait kecelakaan mobil di Senen, Jakarta Pusat, yang menewaskan anak Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) AKP Novandi Arya Kharizma dan kader PSI Fatimah.

Penyidikan masalah itu berakhir sehabis polisi mengidentifikasi jenazah kedua korban kecelakaan yang terbakar selagi mobil yang mereka tumpangi menabrak separator busway.

Artikel mengenai akhir  dari persoalan itu pun ramai dibaca dan jadi kabar terpopuler.
Sesudah itu, artikel perihal penyebab AKP Novandi dan Fatimah tak keluar  dari mobil selagi bara api melalap mobil yang mereka tumpangi juga ramai dibaca.

Diketahui, AKP Novandi dan Fatimah tak sadarkan diri usai mobil mereka menabrak separator busway sehingga keduanya tak sanggup keluar waktu mobil terbakar.

Artikel perihal keduanya yang tak sadarkan diri tak mampu keluar dari mobil kala mobil terbakar pun masuk di dalam deretan info populer.

1. Akhir Misteri Kecelakaan yang Tewaskan Anak Guberur Kaltara 

Teka teki persoalan kecelakaan mobil sampai terbakar di kawasan Senen, Jakarta Pusat, pada Senin (7/2/2022) dini hari, satu per satu selanjutnya terkuak.

Pengemudi dan penumpang mobil yang meninggal di dalam kecelakaan tunggal itu udah berhasil diidentifikasi.

Pengemudi merupakan perempuan bernama Fatimah, sedangkan penumpangnya adalah AKP Novandi Arya Kharizma.

2. Penyebab AKP Novandi dan Fatimah Tak Keluar dari Mobil yang Terbakar

Polda Metro Jaya menduga, dua korban kecelakaan mobil di kawasan Senen, Jakarta Pusat, tak berusaha keluar dari kendaraan yang terbakar sebab pingsan atau tak sadarkan diri.

Kedua korban yakni AKP Novandi Arya Kharizma yang merupakan anak Gubernur Kalimantan Utara Zainal Arifin Paliwang dan kader Partai Solidaritas Indonesia (Psi) bernama Fatimah.

“Karena posisi kakinya patah dan dalam keadaan pingsan baik pengemudi maupun si korban, maka keduanya ini tak bisa keluar dari mobil,” ujar Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo, Rabu (9/2/2022) malam.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.