anda Harus Tahu ! Perbedaan E-Form dan E-Filing dalam Pengisian SPT, Pilih Sesuai Kebutuhan

 

 

anda Harus Tahu ! Perbedaan E-Form dan E-Filing dalam Pengisian SPT, Pilih Sesuai Kebutuhan

global.gerbangindonesia.org – anda Harus Tahu ! Perbedaan E-Form dan E-Filing dalam Pengisian SPT, Pilih Sesuai Kebutuhan

Bulan Maret merupakan bulan di mana para wajib pajak melapor SPT tahunannya. Pemerintah menetapkan batas pelaporan SPT sampai pada 31 Maret 2022 untuk wajib pajak orang pribadi dan 30 April 2022 untuk wajib pajak badan.

Sekarang ini Tidak hanya datang langsung ke kantor pajak, wajib pajak bisa lakukan pelaporan pajak lewat E-Form dan e-filing. Kedua metode ini memungkinkan wajib pajak melaporkan SPT secara mandiri, di mana saja dan kapan saja. Baik E-Form dan e-filing miliki kedudukan yang sama didalam pengisian Spt.

Tetapi, ada perbedaan antara E-Form dan e-filing. Keduanya punyai konsep yang sedikit berbeda dalam pengisiannya. Seperti apa perbedaan E-Form dan e-filing? Berikut klarifikasi perihal perbedaan E-Form dan e-filing, dirangkum dari DJP online, Sabtu (12/3/2022).

Apa itu E-Form?

anda Harus Tahu ! Perbedaan E-Form dan E-Filing dalam Pengisian SPT, Pilih Sesuai Kebutuhan

E-Form merupakan fasilitas berasal dari DJP untuk mengisi SPT tahunan. Fitur ini mulai diperkenalkan pada 2017. Tujuan dengan hadirnya fasilitas e-form ini adalah untuk mengantisipasi kesalahan jaringan yang bisa saja berjalan di saat-saat sibuk mendekati batas akhir pelaporan Spt.

Pengisian E-Form dilakukan lewat laptop atau komputer. Kini, format E-Form ada dalam bentuk Pdf.

Wajib  pajak harus mempunyai software viewer Adobe DC Reader versi 32 bit untuk bisa mengisi E-Form.

Cara melaporkannya adalah pertama wajib pajak perlu mengunduh form E-Form secara online dan mengisinya bisa secara offline. Setelah itu, wajib pajak perlu mengunggahnya secara online.

E-Form dapat digunakan oleh wajib pajak pribadi maupun badan. E-Form memungkinkan  bagi wajib pajak yang wajib mengisi atau melampirkan berbagai data yang berkaitan pelaporan Spt. Dengan E-Form, wajib  pajak bisa menyimpan dokumen pengisian SPT untuk diteruskan di lain waktu.

Apa itu E-Filing?

anda Harus Tahu ! Perbedaan E-Form dan E-Filing dalam Pengisian SPT, Pilih Sesuai Kebutuhan

E-Filing adalah layanan pelaporan SPT secara online. Para wajib pajak yang melapor SPT dengan E-Filing harus tersambung dengan internet. Sebelum melaporkan SPT tahunan lewat e-filing, para wajib  pajak harus  meminta nomor e-fin ke Kantor Pelayanan Pajak. Nomor e-fin ini digunakan untuk mendaftar pelaporan secara online lewat e-filing.

Para wajib  pajak bisa terhubung web Ditjen Pajak di alamat djponline.pajak.go.id sesudah itu memilih menu e-filing. Sehabis jalankan login memakai Nomor Pokok Harus Pajak (Npwp) dan password, Para wajib  pajak bisa lakukan pengisian SPT tahunan.

Sesudah diisi, wajib pajak akan diminta kode verifikasi yang mesti dimasukkan sebelum mengirim SPT tahunan secara online. Kode verifikasi ini dikirimkan ke email masing-masing Para wajib Pajak. Sesudah mengisi kode verifikasi, wajib pajak bisa mengirimkan SPT tahunan yang sudah diisi lengkap lewat menu submit Spt. Tidak lama sesudah dikirim, wajib pajak akan terima bukti penerimaan elektronik (Bpe) SPT Th lewat email masing-masing parta wajib pajak.

Perbedaan E-Form dan E-Filing

anda Harus Tahu ! Perbedaan E-Form dan E-Filing dalam Pengisian SPT, Pilih Sesuai Kebutuhan

Pada dasarnya, e-filing dan e-form miliki kedudukan yang sama dalam rangka penyediaanfasilitas pelaporan Spt. Perbedaan E-Form dan E-Filing yang fundamental adalah dalam hal pengaksesan jaringan internet. E-Filing kerjakan secara daring dan real time. Artinya, Para wajib pajak harus melaporkan SPT tahunan dengan perangkat yang harus selalu tersambung ke jaringan internet.

Dan E-Form mengombinasikan fitur offline dan online. Artinya, Wajib pajak bisa mendownload formulir SPT dengan sambungan internet. selanjutnya apabila sudah berhasil diunduh wajib pajak dapat mengisinya secara offline atau tidak perlu tersambung ke jaringan internet lagi.

Para Wajib pajak mesti online lagi ketika akan mengunggah formulir yang sudah diisi. Koneksi ke jaringan internet pada e-form hanya dibutuhkan waktu pengunduhan dan pengunggahan formulir SPT yang sudah diisi dengan benar, lengkap, dan mengerti oleh wajib pajak.

Jika menggunakan fasilitas e-filing, pengisian SPT sebatas bisa dilakukan pada satu waktu yang sama. Artinya, apabila terjadi kesalahan atau error dalam jaringan, wajib pajak mesti mengulang dari awal. Sedangkan penyampaian lewat e-form dapat dikerjakan kapan saja sepanjang wajib pajak sudah mendownload formulir SPT yang diperlukan dalam pengisian Spt.

Jenis SPT Tahunan Pribadi

anda Harus Tahu ! Perbedaan E-Form dan E-Filing dalam Pengisian SPT, Pilih Sesuai Kebutuhan

SPT 1770

SPT 1770 diperuntukkan bagi pegawai dengan penghasilan lain atau penghasilan tambahan baik kurang Rp 60 juta atau lebih Rp 60 juta per tahun. Jenis SPT ini juga diperuntukkan bagi wajib pajak non pegawai. SPT 1770 biasanya diberikan pada wajib pajak yang memiliki penghasilan dari usaha atau pekerjaan bebas, penghasilan dari satu atau lebih pemberi kerja, penghasilan dikenakan PPh final, atau penghasilan dalam negeri atau luar negeri.

SPT 1770S

SPT 1770S diperuntukkan bagi pegawai dengan penghasilan lebih dari Rp 60 juta per tahun. Ini merupakan SPT bagi wajib pajak yang mempunyai penghasilan baik dari satu pemberi kerja atau lebih dengan jumlah penghasilan bruto dari pekerjaan sama dengan atau lebih besar dari Rp 60 juta per tahun.

SPT 1770SS

SPT 1770SS diperuntukkan bagi pegawai dengan penghasilan kurang dari Rp 60 juta per tahun. SPT ini bagi wajib pajak yang mempunyai penghasilan hanya dari satu pemberi kerja dengan jumlah penghasilan bruto dari pekerjaan tidak lebih dari Rp 60 juta dalam satu tahun.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.