Awas ! Jangan Bikin Pengendara Lain Emosi di Jalan, Segini Jarak Ideal Menyalakan Lampu Sein Sebelum Belok

Awas ! Jangan Bikin Pengendara Lain Emosi di Jalan, Segini Jarak Ideal Menyalakan Lampu Sein Sebelum Belok

global.gerbangindonesia.org – Awas ! Jangan Bikin Pengendara Lain Emosi di Jalan, Segini Jarak Ideal Menyalakan Lampu Sein Sebelum Belok 

Jangan bikin pengendara lain emosi di jalan, segini jeda ideal menyalakan lampu sein sebelum belok.

Kegunaan dari lampu sein kendaraan adalah sebagai alat komunikasi dengan pengendara lain ketika kendaraan akan berbelok, atau sebelum berpindah jalur.

Meski begitu, masih kerap ditemui pengendara yang salah di dalam menggunakan lampu sein ini.

Contohnya, menyalakan lampu sein secara tiba-tiba atau mendadak tanpa memerhatikan jeda pas hendak berbelok.

Oleh karena itu, tidak jarang bikin pengendara lain emosi gara-gara manuver yang dilakukan terlampau mendadak dan membuat  konsentrasi terganggu.

Prosedur Menyalakan Lampu Sein

Andry Berlianto, Pelatih Defensive Driving Dunia Defensive Driving Consulting (Gddc), mengatakan, menyalakan lampu sein kendaraan tidak boleh sembarangan dan hal itu ada prosedurnya.

“Kode lampu sein idealnya dilakukan 50 meter sebelum berbelok atau pindah lajur,” kata Andry.

Andry Beranto menjelaskan, tujuannya untuk memberikan jeda supaya pengendara lain bisa memahami.

Tak sekedar hal tersebut,  pengendara lain lebih waspada pada kendaraan yang menyalakan lampu sein.

Sedangkan, Sony Susmana selaku Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (Sdci) mengungkapkan, ketika telah menyalakan lampu sein sebaiknya tidak harus melambaikan tangan atau kaki sebagai isyarat.

Menurutnya, pengendara yang mengubah arah atau berbelok dengan mengenakan anggota tubuh termasuk sebagai ketegori agressive rider.

“Motor kan sudah dilengkapi lampu sein ketika hendak mengubah arah, gunakan sesuai dengan peruntukannya, lampu sein sudah lebih dari cukup untuk berkomunikasi,” beber Sony.

Ia menambahkan, anggota tubuh sebaiknya tidak boleh keluar dari lebar setang motor dikarenakan dapat  berpengaruh pada keseimbangan motor.

“Kaki wajib ada di dek bawah untuk menjaga center of gravity motor, sehingga tidak mudah oleng,” pungkas Sony.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.