Berkewarganegaraan Ukraina Viral Dikeroyok di Bali Diduga Bisnis Motor, Terancam Dideportasi

Berkewarganegaraan Ukraina Viral Dikeroyok di Bali Diduga Bisnis Motor, Terancam Dideportasi

global.gerbangindonesia.org – Berkewarganegaraan Ukraina Viral Dikeroyok di Bali Diduga Bisnis Motor, Terancam Dideportasi. 

Warga negara asing (Wna) asal Ukraina Oleg Zheinov korban pengeroyokan sesama WNA Ukraina yang viral di media sosial diduga laksanakan usaha rental motor di Bali. Bule korban pengeroyokan tersebut kini justru terancam dideportasi gara-gara diduga menyalahgunakan izin tinggal kunjungan.

Jamaruli mengatakan Oleg Zheinov berkunjung ke Indonesia sebelum Januari 2022 dengan mengenakan izin tinggal kunjungan. Izin tinggal kunjungan ini sadar tidak sanggup digunakan untuk berbisnis di Indonesia.

Menurut Jamaruli, penduduk Indonesia di Bali berlimpah yang menyewakan sepeda motor. Dia menilai potensi ekonomi semacam tersebut tidak tepat diambil oleh seorang warga negara asing. Tetapi Jamaruli menyebut pihaknya bakal memastikan lebih lanjut sebelum mengambil tindakan.

“Kalaupun benar dia menyewakan motor, ini bisa kita berikan suatu tindakan, sehingga mereka bisa juga kita usir dari negara kita nanti,” tegasnya.

Kendati demikian, Kakanwil Kemenkumham Bali masih tunggu penyelidikan polisi perihal dugaan pengeroyokan Oleg Zheinov oleh sesama WN Ukraina Volodymyr Kaminsky bersama dengan empat orang lainnya yang mengaku sebagai Interpol.

Pengeroyokan tersebut berawal kala Oleg menyewakan sepeda motor ke Volodymyr Kaminsky, tetapi sepeda motor yang disewakan hilang. Awal permasalahan ini jadi indikasi kuat bahwa Oleg Zheinov menyalahgunakan izin tinggalnya di Bali.

Volodymyr selaku penyewa motor sekaligus terduga otak pengeroyokan udah diamankan polisi. Kini Kakanwil Kemenkumham Bali berupaya menolong kepolisian untuk mengejar empat rekan Volodymyr yang mengaku Interpol tersebut.

Jamaruli mengatakan bukti diri empat terduga pelaku pengeroyokan udah diketahui. Tapi kala ini pihaknya belum bisa menyebarkan gara-gara pelaku belum ditangkap dan dikerjakan inspeksi untuk menyadari kebenaran identitasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.