Cara Menangkal Serangan Phising NFT, Ingat ! Jangan Klik Link Sembarangan

Cara Menangkal Serangan Phising NFT, Ingat ! Jangan Klik Link Sembarangan

global.gerbangindonesia.org – Cara Menangkal Serangan Phising NFT, Ingat ! Jangan Klik Link Sembarangan 

Read More

Marketplace Opensea Mengalami agresi phishing yang sebabkan ratusan aset non-fungible token (Nft) dicuri hacker berasal dari pengguna. Kejadian ini jadi alarm peringatan bagi pengguna lain supaya selalu waspada potensi penipuan di ruang digital dan jangan sembarangan klik tautan.

Associate Professor SEB Telkom University, Andry Alamsyah mengatakan metode penipuan phishing sebenarnya bukan hal baru. Metode ini melibatkan ‘Pencurian’ kredensial layaknya password yang berujung pembobolan aset.

Phishing ini kejadian lama, sama seperti kasus email atau kartu kredit dll, jadi pengguna nge-klik link website kemudian ‘gak sengaja’ memberikan kredensial semacam password, sehingga akunnya dikuasai pihak lain,” ujarnya  Senin (21/2).

Menurut Andry, Opensea adalah sistem yang nyaman gara-gara ketika masuk ke akun, sistem udah membuka ke dompet kripto pengguna. Tetapi kepraktisan itu membuatnya jadi rentan, dikarenakan jika akun dibobol maka uang dan aset digitalnya bisa hilang seluruh.

Oleh karena itu,  Andry memberi lebih dari satu tips menghindari pencurian aset NFT dengan metode phishing.

Pertama, pengguna disarankan menyimpan seed phrase dompet secara offline atau tidak tersambung ke internet. Meski tidak cukup nyaman, Andry menyebut metode ini lebih kondusif.

“Untuk itu paling aman emang wallet-nya disimpan secara offline saja (memang jadi tidak nyaman), karena begitu disimpan online (hot storage) maka sekalinya hilang kontrol, maka hilanglah semua asetnya,” katanya.

Sesudah itu dikatakan pengguna juga wajib berhati-hati membuka link atau situs tidak dikenal.

Tak hanya itu saja  pengguna juga juga disarankan memasang otentikasi dua faktor di wallet untuk memperkuat pengamanan.

Sebagai kabar, agresi phishing yang menimpa Opensea pada Minggu (20/2) sudah membuat pencurian ratusan aset NFT dari keseluruhan 32 pengguna.

Kejadian yang berlangsung di dalam kurun saat tiga jam itu diperkirakan menimbulkan kerugian lebih dari l Us$1,7 juta atau kurang lebih Rp24,42 miliar.

Menurut data berasal dari corporate keamanan blockchain Peckshield, keseluruhan 254 token sudah berhasil dicuri di dalam agresi itu, terhitung sejumlah token berasal dari Decentraland dan token populer Bored Ape Yacht Club (Bayc).

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.