Fakta Menarik Pelihara Burung Kutilang

Fakta Menarik Pelihara Burung Kutilang

global.gerbangindonesia.org – Fakta Menarik Pelihara Burung Kutilang. Update lagi nih sob ! Kali ini admin bikin artikel si Kicau menarik.

Kutilang, Nilam, Cucak Kutilang (Burung Kutilang) adalah homogen burung pengicau berasal dari suku Pycnonotidae. Didalam bahasa Inggris disebut sooty-headed Bulbul, kala julukan ilmiahnya adalah pycnonotus aurigaster.

Mengacu pada bulu-bulu di lebih kurang pantatnya yang berwarna jingga, sisi atas tubuh (Punggung, ekor) berwarna coklat kelabu, sisi bawah (Tenggorokan, leher, dada dan perut) putih keabu-abuan.

Bagian atas kepala, mulai berasal dari dahi, topi dan jambul, berwarna hitam. Tungging (Di muka ekor) tampak sadar berwarna putih, dan juga epilog pantat berwarna jingga dan juga iris mata berwarna merah, paruh dan kaki hitam.

Burung Kutilang sering mengunjungi daerah-daerah terbuka, tepi jalan, kebun, pekarangan, semak belukar dan hutan sekunder sampai ketinggian kira-kira 1.600 m Dpl. Kerap pula ditemukan hidup meliar di taman dan halaman-halaman tempat tinggal di perkotaan.

Burung Kutilang sering berkelompok. Baik selagi melacak makanan maupun bertengger, dengan jenisnya sendiri maupun dengan type merbah yang lain, atau lebih-lebih dengan style burung yang lain.

Layaknya umumnya merbah, makanan burung ini terutama adalah buah-buahan yang lunak. Cucak kutilang kerap mengesalkan petani gara-gara sering melubangi buah pepaya dan pisang yang udah masak di kebun.

Tetapi sebaliknya burung ini menguntungkan petani gara-gara juga memangsa pelbagai style serangga, ulat dan aneka fauna kecil lainnya yang jadi hama flora.

Kelompok burung ini acap terbang dengan ribut, berbunyi nyaring cuk, cuk, ..Tuit,Tuit ! atau bersiul berirama yang terdengar layaknya ke-ti-lang.. ke-ti-lang.. berulang-lagi di atas tenggerannya.

Burung Kutilang punya norma untuk berjemur dan mandi embun tiap-tiap pagi. Hal tersebut berfungsi untuk mempertahankan bulunya yang tetap diminyaki. Minyak ini berasal berasal dari bagian belakang dekat ujung ekornya yang berhubungan dengan badan.

Burung Ketilang juga punya norma menaikan jambulnya bila suka maupun ingin buang air besar. Burung Ketilangpun miliki era “Mabung” yaitu sementara dimana bulu yang lama rontok dan berganti bulu yang baru. Di sementara Mabung burung Ketilang akan cenderung lebih diam baik secara nada maupun gerakan.

Sarang cucak kutilang berbentuk cawan berasal dari anyaman daun rumput, tangkai daun atau ranting yang halus. Telur dua atau tiga butir, berwarna kemerah-jambuan berbintik ungu dan abu-abu. Tercatat bersarang sepanjang tahun jikalau Nopember, dengan puncaknya April hingga September.

Burung ketilang menyebar luas di tiongkok selatan dan asia Tenggara (Kecuali Malaysia), Jawa , Dan juga Bali. Diintroduksi ke sumatra dan sulawesi, sebagian tahun yang silam burung ini juga mulai didapati di kalimantan.

Kicau burung kutilang ternyata sempat diabadikan di dalam suatu lagu. Kamu pasti familiar dengan lagu itu bukan?
Dibalik lagu anak-anak perihal kutilang, ternyata ada fakta menarik berasal dari burung endemik Indonesia ini.
Sayangnya, tak segudang yang jelas fakta itu. Kebanyakan penduduk Indonesia justru menganggap Burung Kutilang sebagai burung pengganggu.Biar tak berlangsung kesalahpahaman lebih jauh berkenaan kutilang, ada baiknya kami membahas burung endemik itu secara detail:

Persebaran yang Luas

Tahukah Kamu jikalau kutilang ternyata punyai tempat persebaran yang luas? Burung ini terlalu enteng dijumpai disekitar Asia Tenggara.Meski begitu, burung ketilang tak memiliki habitat tetap di Malaysia. Di Indonesia sendiri, kutilang tersebar di beberapa besar pulau, terutama Jawa dan Bali. Kedua pulau ini jadi daerah persebaran awal kutilang, agar dikenal luas oleh penduduk.

Rajin Berkicau

Jangan heran mendengar kutilang selalu berkicau sepanjang hari! Alasan ini pula yang memicu rakyat bahagia memelihara kutilang.Apalagi sebagian type kutilang bisa menirukan kicauan burung lain. Kicauan yang ditirukan biasanya berasal berasal dari spesies yang serupa.Style kutilang yang sering menirukan kicauan burung lain adalah trucukan. Ia akan berkicau seperti kicauan kutilang biasa, cendet, ataupun codet ijo. Pantas saja kutilang trucukan dikatakan burung cerdas, karena bisa mengimitasi nada kicauan burung lain.

Mudah Beradaptasi

Pernahkah Kamu lihat burung kutilang berkumpul dengan burung lain? Norma kutilang memang terbilang unik. Ia tak segan menghampiri burung lain yang di dalam suatu komunitas, entah selagi melacak makan ataupun bertengger. Menariknya, kutilang tak mengganggu kegiatan burung lain. Kehadirannya pun terkesan tak begitu mencolok, justru terlihat terlalu membaur satu serupa lain. Mengingat sifatnya yang enteng beradaptasi dengan lingkungan baru, burung ini pun terlampau enteng dijinakkan. Jika Kamu berminat memelihara kutilang, tak kudu risi kutilang bakal mengalami stres.

Merusak Kicauan Burung Lain

Didalam lebih dari satu festival, Burung Kutilang seringkali diakui pengganggu atau perusak. Pas burung kicau lain dipertemukan dengan kutilang.
Melodi kicau kutilang bisa mengganggu kemampuan kicau burung itu. Pasalnya, melodi kicau kutilang diakui ‘Mati’ oleh lebih dari satu besar pencinta burung kicau.
Menyandingkan kutilang dengan burung kicau lain akan memicu nada kicau burung lain jadi tak maksimal.

Bentuk Kaki yang Unik

Norma kutilang bertengger di ranting ternyata didukung oleh bentuk kaki yang unik. Kutilang punyai ruas kaki sejajar dengan ukuran yang kecil.
Meskipun kecil, ternyata kemampuan kutilang untuk mencengkeram ranting tak mesti diragukan lagi.
Energi cengkeram burung kutilang terhitung amat kuat dan kokoh. Inilah yang amat mungkin kutilang bisa bertahan lama di atas pohon dan tak ringan terselip atau terjatuh.

Mitos Memelihara Burung Kutilang

Sulit membenarkan atau menampik mitos yang hidup di sedang rakyat. Salah satunya tentang memelihara kutilang di tempat tinggal.
Lebih dari satu orang yakin kutilang bisa membawa keberkahan dan rezeki tak terputus. Pemilik tempat tinggal akan memperoleh kebaikan bertubi-tubi, terutama didalam pekerjaan.
Mereka akan dihormati oleh orang kurang lebih, apapun keadaannya. Bisa dibilang kutilang sebagai tolak petaka bagi para pemiliknya.

Mudah Ditangkap

Tak ingin mengeluarkan uang untuk miliki seekor kutilang? Kamu bisa menangkap segera burung kutilang di kurang lebih lingkungan area tinggal.
Coba memperhatikan, tentu segudang kutilang yang berkeliaran di tempat tempat tinggal. Terlebih terkecuali Kamu punya pohon buah atau sayur yang siap panen.
Kutilang puas makan buah dan sayur matang untuk bertahan hidup. Nah, biar Kamu ringan menangkap kutilang, gunakan jerat simpul atau getah. Kedua cara ini benar-benar efektif mengungkung burung kicau itu.

Burung Kelas Bawah

Jika burung bisa diklasifikasikan berdasarkan kelas, kutilang barangkali masuk kelas bawah. Penduduk masih menganggap kutilang bukanlah burung berkelas yang menarik untuk dipelihara.
Walaupun ia miliki kicau yang nyaring, sayangnya melodi kicau kutilang tak benar-benar memukau. Berbeda dengan murai, kicau kutilang diakui mati.
Harga jualnya di pasaran pun amat rendah, sebatas berkisar ratusan ribu untuk kutilang berkicau emas.

Resiko Rendah Mengalami Kepunahan Lebih dari satu spesies fauna udah dinyatakan mengalami kepunahan atau nyaris punah. Hal mirip berjalan pula pada spesies burung tertentu, layaknya cendrawasih dan elang.
Tetapi tak demikian dengan burung kutilang yang dengan daerah persebaran terlalu luas. Meskipun kutilang mengalami penurunan jumlah atau degradasi, populasinya tetap mudah ditemukan.
Kegiatan penangkapan atau perburuan kutilang tak berpengaruh terlampau besar atau least concern.

Jenis yang Beragam

Selagi ini, kutilang punya 9 type yang tersebar luas di kurang lebih Cina Selatan maupun Asia Tenggara. Kesembilan tipe itu masih bisa ditemukan dengan enteng.
Subspesies atau ras kutilang bisa saja tak sebanyak fauna lainnya, namun terbilang bermacam. Para pencinta burung tentu bisa membedakan antara satu ras dengan ras lainnya berasal dari karakteristik khas di tubuh sang burung. Mengingat peluang kepunahannya benar-benar rendah, kutilang pasti bisa disaksikan oleh anak dan cucu kami nantinya.Ancaman bagi Populasi Burung

Melihat tempat persebarannya yang merata, kutilang sebenarnya jadi spesies introduksi di sebagian wilayah. Sebut saja Maluku yang terkenal dengan burung kipasan kebunnya. Kehadiran kutilang di tempat ini justru mengancam populasi kipasan kebun. Tak sedikit orang yang mengeluhkan hal itu, tapi sayangnya tak ada cara efektif menjaga keberadaan burung lokal.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.