Hewan Hampir Punah, Tando, Penghuni Taman Wisata Cagar Alam Pangandaran

Hewan Hampir Punah, Tando, Penghuni Taman Wisata Cagar Alam Pangandaran

global.gerbangindonesia.org – Hewan Hampir Punah, Tando, Penghuni Taman Wisata Cagar Alam Pangandaran. Coba anda bayangkan jika hewan ini punah !

Taman Wisata Alam Pangandaran atau Cagar Alam di Kabupaten Pangandaran jadi daerah hidup aneka satwa langka yang dilindungi, tak terhitung sekali tipe-tipe binatang atau satwa langka yang hidup di dalamnya, diantaranya adalah tando atau tupai bersayap yang bisa terbang.

Uking Iskandar, Kepala Balai Konservasi Sumber Energi Alam BKSDA Pangandaran mengatakan, tempat Taman Wisata Pangandaran mempunyai luas 1000 hektar, Dan sekitar  ada lebih kurang 20 ekor tando hidup di Taman Wisata Cagar Alam.

“Taman Wisata yang cukup luas ini banyak sekali jenis-jenis binatang atau satwa langka yang hidup di dalamnya, diantaranya adalah tando atau tupai bersayap yang bisa terbang,” ucap Uking.

Sayangnya, kata Uking, salah satu satwa langka ini jarang menampakkan diri, apalagi saat wisatawan sedang banyak. Lanjut Uking, tupai terbang atau tando ini biasanya muncul sore hari dan tidur di pagi hari. Dia menyebut hanya orang beruntung yang bisa melihat tando di kawasan Taman Wisata Alam ini.

Hewan Hampir Punah, Tando, Penghuni Taman Wisata Cagar Alam Pangandaran

Tando adalah mamalia terbang bukan terbang menggunakan sayap melainkan meluncur seperti melompat dari satu pohon ke pohon lainnya. Hewan yang satu ini aktif di malam hari dan tidur disiang hari, mereka memakan bagian tanaman lunak seperti daun muda, tunas, bunga, dan buah-buahan.

Diutip dari halaman Wikipedia.com Tando di Pangandaran lebih dikenal nama Kubung (Cynocephalus variegatus) ini merupakan salah satu dari dua spesies anggota suku (famili) Cynocephalidae disamping Kubung Filipina (Cynocephalus volans).

Di Indonesia, Kubung dikenal juga sebagai Walangkekes atau Tando. Dalam bahasa Inggris Kubung atau Kubung Sunda disebut sebagai Sunda Flying Lemur, Malayan Flying Lemur atau Sunda Colugo. Sedangkan dalam bahasa latin (ilmiah) dinamai sebagai Cynocephalus variegatus yang mempunyai sinonim Cynocephalus variegatus.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.