Ketahui Apa Itu OnlyFans, Cara Kerja dan Besar Uang yang Dihasilkan

Ketahui Apa Itu OnlyFans, Cara Kerja dan Besar Uang yang Dihasilkan

global.gerbangindonesia.org – Ketahui Apa Itu OnlyFans, Cara Kerja dan Besar Uang yang Dihasilkan

Dea Onlyfans atau Gusti Ayu Dewanti ditangkap polisi mengenai dugaan persoalan perbuatan tidak senonoh pada Jumat (25/3/2022).

Perempuan kelahiran 1998 ini mengaku sebagai konten kreator aplikasi Onlyfans semenjak 2020 dan mengunggah foto topless.

Dea ditangkap oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya di Kota Malang, Jawa Timur, saat sedang perjalanan ke Jakarta.

Dia tengah menjalani pemeriksaan intensif di Mapolda Metro Jaya berkaitan masalah dugaan perbuatan asusila.

Lalu, apa itu aplikasi Onlyfans?

Apa itu OnlyFans?

Dilansir dari Evening Standard, (6/5/2020), Onlyfans adalah sistem media sosial yang sangat mungkin pembuat konten untuk memposting konten dan terima pembayaran langsung dari pengikut mereka, atau “Pecinta/Pengagum” lewat langganan atau tip satu kali.

Sistem ini berbasis di Inggris dan didirikan oleh CEO Timothy Stokely pada tahun 2016.
Pada 2020, Onlyfans cukup populer yang punyai kira-kira 30 juta pengguna terdaftar dan sekitar 450.000 pembuat konten.

Di dalam sistem ini, penggemar bisa membayar langganan ke kreator tertentu.

Cara kerja OnlyFans dan besar uang yang dihasilkan

Menurut pihak Onlyfans, salah satu contoh pembuatan konten di sistem ini bisa dengan mengunggah video latihan kesegaran.

Umumnya, Youtuber menggunakannya sebagai genre pendapatan. Perusahaan  mengungkapkan, kreator dengan 10.000 pengikut mampu mendapatkan antara 499 dollar AS atau sekitar Rp 7,16 juta hingga 2.495 dollar AS atau kurang lebih Rp 35,8 juta per bulan.

Sistem ini memang mengambil potongan 20 % berasal dari pendapatan apa pun, namun dikatakan sudah membayar lebih dari 700 juta dollar AS kepada pembuat konten.

Semenjak pandemi melanda, sistem itu dikabarkan sudah mengalami peningkatan lebih dari 75 prosen. Artinya, banyak orang laksanakan pendaftaran akun. Pada April 2020, ada sebanyak 150.000 pengguna baru tiap tiap 24 jam. Pihak Onlyfans menduga, tingginya pendaftaran baru ini sebab orang-orang bosan dan sebagian ini menghasilkan uang tambahan.

Kegunaan OnlyFans

Onlyfans meraih berlimpah pengikut gegara kebijakan kontennya yang agak longgar, yang amat mungkin pembuat konten untuk berbagi foto diri mereka sendiri, sama seperti  Instagram. Kebanyakan penggunanya memakai Onlyfans untuk mengunggah konten-konten dewasa atau vulgar. Seorang model bernama Kaylen Ward mengumpulkan lebih berasal dari 1 juta dollar AS atau kurang lebih Rp 1,43 miliar di dalam bentuk donasi untuk badan amal Australia. Waktu itu, Ward menarifkan 10 dollar AS atau kurang lebih Rp 143.700 kepada fans untuk menyaksikan foto-foto eksplisitnya.

Tak hanya konten dewasa, Onlyfans juga jadi wadah mempererat kedekatan antara idola musik, seperti Beyonce kepada penggemarnya.

Apakah OnlyFans aman?

Onlyfans hanya mengizinkan orang berusia 18 tahun untuk mendaftar akun. Nantinya, web akan meminta bukti lewat ID formal atau KTP pengaksesnya supaya mereka diizinkan masuk.

Tidak cuma hal tersebut, perusahaan menggunakan penyedia pembayaran pihak ketiga yang kondusif, supaya pembuat sistem tidak menyaksikan detail kartu kredit Kamu dan kabar pembayaran tidak disimpan oleh perusahaan. Mengingat banyaknya konten di website, Kamu bisa mengira-ngira apakah website itu aman atau tidak.

Pada awal 2020, lebih dari 1,6 TB video dan gambar  dari Onlyfans bocor secara online. Tetapi, perusahaan mengatakan, hal ini bukan peretasan, namun arsip yang bocor tampaknya sudah dikuratori dari bermacam sumber, termasuk aplikasi media sosial lainnya.

Tidak hanya konten dewasa

Stokely mengeklaim bahwa Onlyfans konsisten mendulang popularitas dari waktu ke waktu. Lebih-lebih, sejumlah seniman, musisi, dan gamers turut mendaftar di aplikasi ini. Gara-gara, mereka bisa mempromosikan karya dan konten mereka.

Adapun sederet musisi yang mendaftar yakni The-Dream, Swae Lee, sampai Cardi B, aktris semacam Bella Thorne, Shea Coulee, sampai Michael B. Jordan, dan masih banyak lagi. Berkat kepopuleran itu, Stokely sesumbar pendapatan Onlyfans bakal menyentuh angka 2 miliar dolar AS (Lebih kurang Rp 28,4 triliun) di tahun 2020.

Dari situ, sistem itu cuman mengambil laba 20 %, yakni kira-kira 400 juta dolar AS (Lebih kurang Rp 5,6 triliun). Sisanya, yakni sekitar 1,6 miliar dolar AS (Kurang lebih Rp 22,7 triliun), konon bakal jatuh ke tangan para kreator konten.

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.