Kini PLN Bangun 60 SPKLU Ultra Fast Charging dengan Investasi Rp 72,84 Miliar

 

Kini PLN Bangun 60 SPKLU Ultra Fast Charging dengan Investasi Rp 72,84 Miliar

global.gerbangindonesia.org – Kini PLN Bangun 60 SPKLU Ultra Fast Charging dengan Investasi Rp 72,84 Miliar

PT PLN (Persero) sudah mengoperasikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (Spklu) dengan type ultra fast charging pertama di Indonesia. SPKLU ultra fast charging ini berada di Bali untuk membantu operasional kendaraan KTT G20.

Menyandang julukan ultra fast charging, SPKLU ini mempunyai sebagian keunggulan. SPKLU ini dapat mengisi penuh mobil listrik dengan kapasitas di atas 80 kilo Watt hour(Kwh) hanya dalam weaktu 30 menit saja dari posisi kosong.

Tak hanya itu saja, SPKLU dengan kekuatan 200 kilo Watt (Kw) ini juga dilengkapi dengan fitur Simultan Charger agar bisa mengisi 2 unit kendaraan secara langsung.

Dengan fitur ini, maka distribusi beban listrik yang dialirkan secara bergerak maju kedua mobil yang tengah diisi dayanya.

Tak sekedar hal tersebut, SPKLU udah menerapkan standardisasi IP (Ingress Protection) 55 yang membuat tahan air untuk semprotan dari segala arah, dan juga desain yang padat dan ergonomis dapat menambahkan 96 prosen efisiensi kekuatan untuk penghematan daya. Belum lagi taraf keamanan yang terjamin dengan tersertifikasi IEC 61851 untuk pengendara mobil listrik.

“Pastinya, dengan fitur user friendly menggunakan layar sentuh dan telah terintegrasi dengan aplikasi PLN Mobile pada fitur Electric Vehicle memberikan kemudahaan dalam penggunaan dan pengisian listrik pengguna,” papar Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo dalam keterangan tertuis, Sabtu (26/3/2022).

60 Unit

Kini PLN Bangun 60 SPKLU Ultra Fast Charging dengan Investasi Rp 72,84 Miliar

PLN sedang membangun SPKLU ultra fast charging 200 kw sebanyak 60 unit yang membutuhkan investasi senilai Rp 72,84 miliar.

Tak hanya di Bali, PLN juga kian gencar tingkatkan fasilitas pengisian energi kendaraan listrik di Tanah Air. Sampai Februari 2022, keseluruhan SPKLU sudah beroperasi secara nasional sebanyak 267 unit di 195 lokasi. Adapun keseluruhan SPKLU yang dimiliki PLN sebanyak 120 unit dan tersebar di 92 lokasi.

Akhir tahun 2022 ini, PLN menargetkan sanggup menghadirkan 580 SPKLU untuk memudahkan para pengguna kendaraan listrik.

Untuk mencapai sasaran itu, PLN mempermudah kemitraan pembangunan SPKLU dan juga memfasilitasi pihak ketiga yang ingin membangun Spklu, termasuk sediakan layanan kemitraan penyediaan SPKLU lewat situs khusus.

Membangun SPKLU

Kini PLN Bangun 60 SPKLU Ultra Fast Charging dengan Investasi Rp 72,84 Miliar

Website itu akan memudahkan pendaftaran dan administrasi para badan bisnis yang ingin membangun SPKLU dengan terhubung laman layanan.pln.co.id/partnership-spklu.

Di dalam kerja sama itu, calon kawan pengembangan SPKLU mampu berperan sebagai penyedia fasilitas isi energi kendaraan listrik, penyedia lahan maupun properti, dan juga penyedia operasional dan pemeliharaan Spklu.

“Selain itu, kami juga sudah menyiapkan fitur Electric Vehicle yang tersedia dalam SuperApps PLN Mobile. Melalui aplikasi ini, masyarakat pemilik kendaraan listrik bisa langsung melakukan transaksi pengisian baterai dalam satu genggaman,” terang Darmawan.

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.