Penasaran ! Cara Semut Bisa Berjalan di Dinding

Penasaran ! Cara Semut Bisa Berjalan di Dinding

global.gerbangindonesia.org – Penasaran ! Cara Semut Bisa Berjalan di Dinding 

Semut adalah salah satu fauna yang dikenal sebagai pekerja keras. Serangga ini juga hidup secara berkelompok, dan selalu bergotong royong di dalam mengerjakan tugasnya. Tetapi, ternyata semut juga mempunyai keunikan lainnya, yakni disaat dia berjalan di dinding.

Selagi dengan kelompoknya, seluruh akan terjadi rapi di dalam satu barisan, baik disaat berjalan di permukaan benda atau tanah, maupun saat berjalan di dinding.

Semut adalah pemanjat yang ulung, karena, serangga ini bisa dengan enteng memanjat atau berjalan pada permukaan halus vertikal dan terbalik.

Kamu bisa saja sempat bertanya-tanya, bagaimana cara semut bisa terjadi di dinding tanpa terjatuh. Untuk menjawab hal ini, serba-serbi fauna membahas berkenaan kenapa semut bisa berjalan di dinding.

Disaat semut berjalan di dinding, semut memakai berbagai cara di mana salah satunya adalah bantalan perekat pretarsal yang berada di kaki.

Semut juga bisa berjalan di dinding dibantu dengan susunan rambut halus yang padat di daerah sisi perutnya.

Cara semut bisa berjalan di dinding

1. Menggunakan bantalan perekat

Banyak hewan selain semut, yang juga telah mengembangkan bantalan perekat khusus pada kaki mereka untuk memanjat atau berjalan di permukaan yang halus.

Bantalan pada kaki ini sangat lembut dan memiliki permukaan yang relatif halus, bahkan terdiri dari susunan bulu halus.

Peneliti mengungkapkan bahwa bantalan perekat pada serangga mengeluarkan sejumlah kecil cairan di antara bantalan dan substrat, sehingga menciptakan gaya kapiler.

Pada semut, bantalan itu disebut bantalan perekat pretarsal, di mana mekanisme utamanya adalah mencapai cengkeraman pada dinding dan langit-langit dengan menempelinya.

“Sebagian besar struktur perekat hewan bergantung pada arah, mereka hanya menempel saat ditarik ke arah tubuh. Hal seperti itu ditemukan di berbagai taksa, termasuk lalat, jangkrik semak, semut, kecoak, katak pohon, laba-laba, dan tokek,” tulis peneliti.

Seperti dilansir dari Fauna Facts, Senin (13/9/2021) keterampilan semut berjalan di dinding telah menginspirasi pengembangan robot panjat dinding SpinyBot II dari Stanford University, serta robot ZPD dari American Institute of Physic.

Penasaran ! Cara Semut Bisa Berjalan di Dinding

2. Memanfaatkan cakar di kakinya

Pada permukaan yang kasar, semut kerap menggunakan cakar khusus yang terdapat di bagian belakang setiap kakinya untuk mencengkeram. Oleh sebab itu, semut bisa berjalan di permukaan apa pun.

Selain berfungsi untuk merangkak di dinding, cakar semut juga bisa digunakan untuk hal lainnya.

Cakar semut dapat digunakan untuk membantu melepaskan bantalan perekat dari dinding.

Sebab, setiap mereka melangkahkan kaki di dinding atau permukaan lainnya, bantalan pada kaki harus dilepaskan agar semut bisa bergerak.

3. Menggunakan rambut halus di kakinya

Cara semut bisa berjalan di dinding selanjutnya adalah dengan menggunakan ribuan rambut halus di kaki mereka untuk bisa mencengkeram permukaan, dan berjalan dengan baik.

Mereka menggunakan ‘bantalan berbulu’ karena memiliki lebih banyak rambut.

Adapun yang sering digunakan semut untuk bisa berjalan adalah bantalan halus, sementara rambut di kakinya hanya sebagai cadangan saja.

Bisakah semut mati karena terjatuh?

Kendati demikian ada kemungkinan semut akan mati dikarenakan jatuh, tetapi keadaan ini sangat jarang terjadi.

Pasalnya, dikala semut terjatuh dari area yang tinggi, udara di sekitarnya memperlambat tubuh mereka yang kecil untuk jatuh ke permukaan tanah.

Dan sangat kecil kemungkinannya semut mati usai terjatuh. Di samping hal tersebut, kerangka luar semut yang kokoh mampu menolong melindungi mereka dikala terjatuh ke permukaan yang keras.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.