Syarat Dan Cara Mengurus IMB Yang Harus Diperhatikan

Syarat Dan Cara Mengurus IMB Yang Harus Diperhatikan

global.gerbangindonesia.org – Syarat Dan Cara Mengurus IMB Yang Harus Diperhatikan

IMB adalah singkatan berasal dari Izin Mendirikan Bangunan, IMB diperlukan sebagai bukti sahnya suatu bangunan. Apabila bangunan tidak miliki Imb, maka mampu dibongkar oleh pemerintah.

Oleh karena itu, tiap rakyat yang miliki bangunan wajib memahami cara mengurus IMB sehingga dapat mengurus surat izin mendirikan bangunan.

Izin mendirikan bangunan dikeluarkan oleh pemerintah daerah (Pemda) untuk mendirikan, memperbaiki, tingkatkan, mengubah, atau merenovasi sebuah bangunan.

Pasalnya, IMB bertujuan agar tata letak bangunan jadi teratur dan disesuaikan dengan peruntukan tanah.

Oleh karena itu IMB diberlakukan dengan harapan  dapat terciptanya keserasian dan keseimbangan bangunan dengan lingkungan.

Bagi rakyat yang ingin membeli bangunan atau hunian, IMB adalah salah satu dokumen signifikan yang wajib diminta dari penjual bangunan itu. Terutama bagi rakyat yang membeli hunian dengan fasilitas Kpr.

Dengan jelas cara mengurus Imb, maka rakyat sanggup dengan lancar mengajukan KPR kepada perbankan. Untuk itu, artikel ini akan membahas cara mengurus Imb.

Syarat mengurus surat izin mendirikan bangunan

Sebelum mengetahui cara mengurus Imb, masyarakat mesti memahami syarat apa saja yang perlu dipersiapkan untuk pengurusan Imb.

Syarat administrasi pengurusan IMB adalah:

  • Formulir Permohonan Izin IA untuk IMB rumah tinggal yang sudah diisi dan ditandatangani di atas materai.
  • Fotokopi bukti kepemilikan tanah. Lampirkan juga surat pernyataan bahwa tanah tersebut tidak dalam sengketa.
  • Fotokopi KTP pemohon satu lembar. Bagi pemohon dari perusahaan, lampirkan juga akta pendirian usaha. Namun, jika tidak diurus sendiri, lampirkan surat kuasa dan fotokopi KTP.

Syarat Dan Cara Mengurus IMB Yang Harus Diperhatikan

  • Gambar konstruksi bangunan minimal tujuh set terdiri dari denah, tampak muka, samping, belakang, dan rencana utilitas.
  • Bukti pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) terbaru.
  • Data hasil penyelidikan tanah bagi yang disyaratkan.
  • Surat pemberitahuan kepada warga sekitar yang ditembuskan kepada RT dan RW setempat, dilampirkan surat jaminan kesanggupan penanggulangan dampak.
  • Surat perjanjian penggunaan lahan, jika tanah bukan milik pemohon.
  • Formulir permohonan yang dilegalisir kelurahan dan kecamatan setempat.
  • Surat Perintah Kerja (SPK) jika pembangunan dikerjakan dengan sistem borongan.

Tak sekedar hal tersebut, masyarakat juga mesti menyiapkan syarat tehnis untuk pengurusan surat izin mendirikan bangunan.

Adapun syarat tehnis IMB adalah:

  • Gambar rencana arsitektur (gambar denah, tampak, potongan, dan detail bangunan) dan gambar rencana struktur (pondasi, kolom, balok, lantai, atap).
  • Rekomendasi teknis IPPL dan siteplan.
  • Perhitungan konstruksi bangunan yang dibuat oleh tenaga ahli bersertifikasi (SIPB) untuk bangunan di atas dua lantai dan/atau bangunan konstruksi beton yang memiliki bentangan lebih dari 10 meter.Gambar bangunan terdahulu jika bermaksud mengubah bentuk atau memperluas bangunan.

Cara mengurus IMB

Sehabis menyiapkan semua syarat dokumen maupun tekhnis di atas, maka dapat mengikuti cara mengurus IMB berikut ini. Tetapi, harus dicatat proses pengurusan IMB adalah kurang lebih 20-21 hari.

  1. Datang ke kantor Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BTSP) setempat. Tapi jika bangunan yang ingin dibangun berukuran di bawah 500 meter persegi, maka dapat mendatangi loket Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di kecamatan setempat.
  2. Isi formulir pengajuan pengukuran tanah.
  3. Bayar biaya pengukuran.
  4. Tunggu sekitar satu minggu kemudian, untuk dilakukan pengukuran tanah dan gambar denah bangunan oleh petugas.
  5. Kemudian gambar denah yang berupa blueprint akan dijadikan dasar pembuatan IMB.

Jika Izin Pembangunan sudah diterbitkan, maka pemohon boleh memulai proses pembangunan sambil menunggu terbitnya IMB.

Masa berlaku IMB adalah satu tahun. Bukti fisik IMB adalah satu atau beberapa lembar surat yang berisikan infomasi diizinkannya pendirian bangunan oleh pemerintah setempat.

Informasi yang harus terdapat di dalam surat izin mendirikan bangunan atau IMB adalah data lengkap pemohon, luas bangunan beserta batas-batasnya, dan status tanah yang dijadikan obyek Imb.

Jika IMB telah terbit, maka pemohon bisa mengajukan permohonan dan Izin Pemakaian Bangunan (Ipb) atau Sertifikat Laik Fungsi (Slf) berlaku 10 tahun untuk rumah tinggal dan 5 tahun untuk non-tempat tinggal tinggal.

Biaya mengurus surat izin mendirikan bangunan

Disebabkan izin mendirikan bangunan dikeluarkan oleh pemerintah setempat, maka besaran biaya pengurusan IMB berbeda-beda ditiap tiap tempat.

Didalam Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2001 berkaitan Pajak dan Retribusi Tempat, Pemda tidak diwajibkan memungut retribusi di dalam pengurusan Imb.

Tetapi, jika Pemda kekurangan biaya maka dapat memungut retribusi pada pengursan Imb. Misalnya seperti biaya pengecekan dan pengukuran lokasi, biaya pemetaan, dan biaya supervisi.

Surat izin mendirikan bangunan atau Imb Adalah dokumen yang harus dimiliki pemilik bangunan. Untuk punya Imb, pemilik harus menyiapkan syarat dan melakukan cara mengurus Imb.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.