Tips Cara Membuat Sendiri Pupuk Kompos dari Sampah Dapur

Tips Cara Membuat Sendiri Pupuk Kompos dari Sampah Dapur

global.gerbangindonesia.org  – Tips Cara Membuat Sendiri Pupuk Kompos dari Sampah Dapur. Update lagi !  Hari ini admin akan berbagi ilmu tentang  Pemanfaatan sampah dapur

Pupuk adalah nutrisi signifikan bagi flora, menjadi sehingga flora di halaman bisa tumbuh fertile jangan dulu lalai memberi pupuk.

Melaksanakan perlindungan pupuk didalam pas yang tepat dan didalam persentase yang saat, sesuai dengan keadaan flora.

Pupuk sendiri berbagai-macam jenisnya. Salah satu style pupuk yang bisa digunakan menyuburkan flora di pekarangan adalah pupuk kompos.

Sebagaimana mengutip berasal dari laman Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, pengertian pupuk kompos adalah pupuk yang terbuat berasal dari sampah organik yang kaya akan unsur karbon dan nitrogen.

Sampah organik untuk pembuatan pupuk kompos ini kerap kami temukan di di dalam dapur.

Yakni sampah dapur yang biasanya kami buang ke daerah sampah layaknya residu nasi, residu buah dan sayur, kulit telur, kupasan kulit buah dan sayur, dan lain sebagainya.

Sesudah itu bagaimana cara membawa dampak pupuk kompos?

Cara pembuatan pupuk kompos

Dikutip berasal dari laman Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan Pontianak, pembuatan pupuk kompos lumayan ringan.

Berikut ini adalah bahan pembuatan pupuk kompos:

  • Sampah organik.
  • Serbuk gergaji, tanah atau pupuk kandang.
  • EM4 atau efektif mikroorgansme 4 (sejenis larutan yang banyak mengandung bakteri menguntungkan).
  • Air.

Sesudah bahan disiapkan, lantas buat pupuk kompos dengan cara berikut ini :

  • Cacah sampah organik hingga berukuran kecil-kecil.
  • Tambahkan kompos jadi, tanah, pupuk kandang atau serbuk gergaji sebagai inokulan.
  • Larutkan EM4 dengan air, kemudian tuangkan pada campuran bahan kompos sebelumnya, aduk rata.
  • Masukkan semua bahan ke dalam wadah pengomposan, tutup rapat.
  • Aduk seminggu sekali agar aerasi dalam wadah berjalan baik.
  • Nantinya selama pengomposan suhu akan naik, ini merupakan tanda bahwa mikroorganisme tengah bekerja.
  • Selanjutnya, di minggu ke-7 atau 8 saat pengomposan selesai, suhu akan normal kembali dan kompos siap dipakai.

Kompos yang baik akan menghasilkan rona cokelat kehitaman, berbau tanah dan berbutir halus.

Tidak cuman tersebut, sebagaimana dikutip berasal dari laman Dinas Lingkungan Hidup Kota Semarang, pembuatan pupuk kompos bisa pula dikerjakan dengan cara memanfaatkan huma kosong di kurang lebih tempat tinggal.

Adapun caranya yakni:

  • Siapkan lahan dengan lebar 1,5 – 2 meter dan gali sedalam 1 meter.
  • Pastikan lahan jauh dari sumur dengan jarak minimal 10 meter.
  • Masukkan semua sampah organik ke lubang. Guna menyamarkan bau, tambahkan tanah kompos di atasnya.
  • Lakukan selama beberapa hari sampai lubang penuh, jika sudah penuh tutup dengan tanah.
  • Tekan-tekan tanah sampai lubang galian tertutup tanah.
  • Setelah tiga bulan, kompos bisa dipakai untuk menyuburkan tanah

Kompos ini bisa digunakan menyuburkan flora di pekarangan. Tak hanya pekarangan menjadi makin rimbun dan teduh, kami juga bisa kurangi sampah dapur yang bisa berpotensi jadi polusi lingkungan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.